

Tamayura
Saat masih kecil, Fuu "Potte" Sawatari dan mendiang ayahnya sering mengunjungi kampung halaman sang ayah di Takehara dan memotret pemandangan di sekitar mereka bersama-sama. Kini, lima tahun setelah kunjungan terakhir mereka, Fuu dan keluarganya telah pindah ke kota itu agar ia bisa mulai bersekolah di SMA. Meskipun ayahnya telah tiada, Fuu meneruskan warisannya lewat kecintaannya pada fotografi dan foto-foto yang ia ambil dengan kamera lama milik ayahnya. Percaya bahwa foto punya kekuatan untuk mengubah hal biasa menjadi sesuatu yang indah, Fuu dan teman-temannya memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengabadikan keajaiban kehidupan sehari-hari dalam film dan membawa kebahagiaan bagi seseorang di dunia yang mungkin membutuhkannya.